Sabang, (Analisa) Danau Aneuk Laot Sabang yang selama ini digunakan sebagai salah satu sumber air bersih bagi masyarakat di daerah itu, kini kondisinya cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan yang serius.

Selain memprihatinkan, debit air Danau Aneuk Laot sudah mulai berkurang, begitu juga dengan warna airnya mengalami perubahan kuning kecoklatan, ujar Wakil Wali Kota Sabang Islamuddin di sela-sela penutupan Kongres JKMA, Rabu (29/9).

Menyikapi hal itu Pemerintah Kota Sabang terus melakukan berbagai upaya penanganan secara menyeluruh, dan akan melakukan penghijauan kembali di sekitar lokasi Danau Aneuk Laot.

Dikatakan, mengingat debit air Danau Aneuk Laot yang dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir turun secara signifikan, maka perlu ditetapkan kebijaksanaan pengelolaan Danau Aneuk Laot secara terpadu.

Penurunan debit Danau Aneuk Laot disebabkan beberapa hal sehingga perlu dilakukan konservasi kawasan di sekitar danau dengan tetap mempertahankan ekosistem hutan yang berada di sekitar danau.

Reboisasi

“Menghutankan kembali (reboisasi) kawasan danau untuk mencegah erosi dan sedimentasi, apabila dimungkinkan dilakukan perbaikan untuk membuka kembali kemungkinan mata air yang tersumbat oleh proses sedimentasi atau gulma air,” kata Islamuddin.

Hal senada disampaikan sejumlah warga Sabang bahwa makin menyusutnya Danau Aneuk Laot sebagai salah satu sumber air bersih bagi masyarakat itu telah menimbulkan kekhawatiran, hal itu diperparah lagi dengan berubahnya warna air dari warna hijau bening menjadi kecoklatan.

Berkurangnya debit air Danau Aneuk Laot kemungkinan disebabkan adanya sedimentasi, meningkatnya gulma air yang menjadi sumber sedimentasi dan pendangkalan, gejala semacam ini sudah mulai terlihat.

Menyangkut kebutuhan air bersih di Sabang, selama beberapa bulan terakhir sudah ada instalasi pengolahan air Pria Laot yang dioperasikan, sehingga pengambilan air di Danau Aneuk laot yang selama ini dilakukan oleh pihak PDAM mulai dikurangi.

Dengan adanya pengolahan air Pria Laot cukup membantu masyarakat karena pihak PDAM Tirta Aneuk Laot Sabang mulai menambah jaringan di sepanjang lintasan pipa induk distribusi air untuk pemasangan sambungan pipa ke rumah-rumah penduduk, kata warga. (kim)

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=70717:kondisi-danau-aneuk-laot-sabang-memprihatinkan&catid=785:02-oktober-2010&Itemid=221