Arsip berlabel tuhoe

KEZALIMAN PENDIDIKAN DAN ADAT BERDAULAT

Aku bertanya: Apakah gunanya pendidikan Bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing Di tengah kenyataan persoalannya?? Apakah gunanya pendidikan Bila hanya mendorong seseorang Menjadi layang-layang di ibukota Kikuk pulang...

Kronologis Penataan Ruang Aceh

Sebelum melihat kronologi tata ruang dan advokasinya di Aceh, ada baiknya kita baca cuplikan sejarah penataan ruang yang telah memengaruhi keseluruhan pembangunan di wilayah Indonesia. Sejarah penataan ruang di...

Komitmen Walhi terhadap Revisi Qanun RTRW Aceh

tuhoe—Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh menyatakan siap mendampingi dan memfollow-up revisi Qanun RTRW Aceh. Hal itu disampaikan Direktur Walhi Aceh, M. Nur, kepada tuhoe 12/12/2018. “Walhi Aceh satu-satunya unsur masyarakat sipil yang terlibat...

DINAMIKA QANUN RTRW ACEH

 Taqwaddin: Sebelum Disahkan, Mestinya Dievaluasi Dulu! tuhoe—Sebuah kebijakan publik, setelah diparipurna, mestinya dievaluasi terlebih dahulu, baru disahkan. Evaluasi penting untuk meminimalisasi kritikan terhadap produk hukum yang dilahirkan. Demikian kata...

Kearifan Adat Mengelola Ruang

Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh sudah lama melihat tata kelola ruang oleh masyarakat adat. Sejak tahun 2009, JKMA Aceh mencoba mengamati beberapa komunitas masyarakat adat di Aceh yang...

Sawit Ilegal dalam Kawasan Hutan

“Makan tuh sawitttt!” Ungkapan ini sering dijumpai pada kondisi masyarakat yang kesulitan mencari kebutuhan pokok beras. Hal ini terjadi hampir di setiap gampông di Aceh yang wilayahnya banyak ditanami...

Kepada yang Kami Pilih Setelah Musim Berganti

Sudah berulang kali orang-orang berkata tentang musim berganti bahwa setelah hujan pasti muncul matahari seperti usai malam yang diganti oleh batang hari dan berlaku sebaliknya sesuai titah sang khaliqi....

Wasiat Smong dari Simeulue

“Anga linon ne mali, uwek suruik sahuli // Maheya mihawali, fano me singa tenggi // Ede smong kahanne…” Satu jam sebelum tsunami menghantam Aceh, seorang penyelam asal Jepang mengaku sedang menyelam di...

Napak Tilas Mukim Panga Pasi

tuhoe—KAPAL asing itu bernama “Nisero”. Isinya 18 orang kebangsaan Inggris, dua orang kebangsaan Belanda, dua orang kebangsaan Jerman, dua orang dari Norwegia, dua orang dari Itali, dan satu orang...
1 2 4