Edisi sebelumnya, tuhoe sudah memaparkan beberapa masakan khas Aceh. Kali ini kami mengajak pembaca untuk mengetahui pula sejumlah penganan lokal Aceh. Bukan pamer, bukan pula apa-apa, maksud kami menyuguhkan sejumlah masakan dan penganan lokal kita adalah sebagai mengingat bahwa kita memiliki racikan tradisional sendiri yang kini mulai dikalahkan oleh masakan cepat saji ala Eropa dan Amerika. Tentunya, selain penganan yang kami sampaikan di sini, masih banyak penganan lokal kita yang lainnya. Kami berharap, kita tak sampai lupa cita rasa masakan atau penganan tradisional kita sebelum diklaim jadi milik daerah lain. Mari memahami dan mengerti jati diri sendiri sebelum bertindak.

tameh mie-acehMie Aceh (Net)

MIE ACEH

Bahan sayur-sayuran:
Mie kuning 1 kg, toge ¼ kg, kol ¼ buah, sawi 3 ikat, bunga kol ½ kg, bawang pre 2 batang, daun sop 2 ikat, udang ½ kg, garam secukupnya.

Bahan bumbu giling:
Bawang merah 8 siung, bawang putih 6 siung, kemiri 5 buah, lada 1 sendok teh, cabe merah 10 buah, tomat 2 buah besar.

Bahan bumbu rajang:
Bawang merah 4 siung, timun 2 buah, krupuk melinjo secukupnya.

Cara Pembuatan:

  1. Tumis bumbu.
  2. Tambahkan bawang merah, udang, bawang pre, kol, sawi, bunga kol dan garam.
  3. Tambahkan air secukupnya.
  4. Sesudah sayuran agak matang masukkan mie kuning.
  5. Setelah hampir matang, tambahkan toge dan daun sop.
  6. Angkat, sajikan dengan bawang goreng, krupuk melinjo dan buah timun.

Selamat mencoba dan menikmati!

tameh timphan (detik.com - Eka Septia)Timphan (detik.com – Eka Septia)

TIMPHAN ASOKAYA (TIMPAN SRIKAYA)

Bahan srikaya:
Telur ayam 1 gelas duralex panjang, gula pasir 1 gelas duralex panjang, santan kelapa kental 1 gelas duralex panjang (1/4 nya pati daun pandan), jintan manis (halus) 1 sendok teh, vanili ½ sendok teh, kayu manis 1 cm.

Bahan adonan:
Tepung ketan 1 kg, pisang ayam matang 8 buah, santan kental 1 gelas duralex panjang.

Bahan lain:
Daun pisang muda, garam secukupnya, mentega secukupnya.

Cara membuat:
1. Srikaya: Gula dan telur dicampur dan dikocok dengan mixer, setelah rata masukkan santan kelapa lalu kocok lagi sampai merata. Masukkan jintan manis, vanili, dan kayu manis dan kocok lagi. Setelah rata, kemudian dikukus sampai matang.

2. Adonan: Pisang ayam ditambah gula 2 sendok makan dan garam 1 sendok teh dimasak dengan santan sampai matang, angkat dan dinginkan. Campur pisang tadi dengan tepung menjadi adonan (banyaknya tepung disesuaikan sehingga dapat menjadi adonan yang baik). Pemasukan tepung ke dalam adonan dilakukan secara sedikit demi sedikit sehingga nantinya adonannya tidak keras (batat). Kemudian bentuk adonan menjadi bulat lebih kurang sebesar jempol.

3. Timphan: Siapkan daun pisang muda sebesar kurang lebih 15 x 20 cm, lamuri dengan minyak goreng yang dicampur dengan mentega sedikit. Pipihkan adonan bulat tadi (bentuk timphan). Sesudah pipih, masukkan srikaya ke dalam adonan dan dibalut. Bungkus timphan tadi dengan daun yang rapi. Kukus sampai matang. Selamat mencoba dan menikmati!

tameh onde (rasamalaysia.com)Boh Rom Rom (www.rasamalaysia.com)

BOH ROM-ROM

Bahan luar:
500 gram tepung ketan putih, ½ sendok teh garam, 100 ml air panas, 80 ml air dingin, air secukupnya buat merebus, 3 lembar daun pandan, ½ butir kelapa parut.

Bahan isi:
200 gram kelapa muda, parut, 100 gram gula merah, 2 lembar daun pandan, 50 ml air.

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan untuk isi, masak hingga tercampur rata dan kering, lalu angkat.
  2. Campur tepung ketan, garam dan air panas. Aduk hingga rata.
  3. Tuang air dingin dan aduk kembali adonan hingga rata.
  4. Ambil satu sendok teh adonan isi dengan bahan isian. Bulatkan.
  5. Panaskan air bersama daun pandan hingga mendidih. Masukkan adonan, masak hingga mengapung dan matang.
  6. Angkat, gulingkan diatas kelapa parut. Sajikan!

Jumlah boh rom-rom tergantung banyaknya tepung yang kemudian disesuaikan dengan banyaknya bahan-bahan yang lain. Untuk 500 gram tepung ketan, biasanya menghasilkan 20 porsi. Selamat mencoba!


Dimuat di Buletin Tuhoe Edisi X, Oktober 2009