Keadilan iklim artinya adanya jalan keluar yang adil untuk perubahan iklim yang berdasarkan hak-hak, kebutuhan, partisipasi, dan kesepakatan komunitas yang merasakan dampak terbesar perubahan iklim atau yang akan terpengaruh oleh usaha-usaha mitigasi.

Buku ini mencoba memberikan informasi awal mengenai:

  1. Apa itu perubahan iklim.
  2. Perdebatan internasional dan dampak perubahan iklim yang dirasakan oleh masyarakat adat dan lokal masing-masing wilayahnya.
  3. Krisis global.
  4. Perdagangan karbon dan pengurangan emisi.
  5. Energi alternatif.

Setelah membaca buku ini kita akan menyadari bahwa setiap bencana alam yang terjadi masyarakat adatlah yang paling rentan terhadap risikonya. Perubahan iklim merupakan bagian dari rantai dampak pengrusakan sumber daya alam dan lingkungan. Dari tahun 1975-2006 bencana alam semakin sering terjadi dan diduga 80% dari bencana tersebut adalah seperti banjir, kekeringan, badai, dan sebagainya berkaitan langsung dengan perubahan iklim.

Secara umum buku ini memuat hasil-hasil dari pertemuan, deklarasi dan konferensi tingkat nasional dan internasional mengenai isu-isu perubahan iklim, dampak dari perubahan iklim dan pencegahannya.

Buku ini diharapkan bisa menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat luas di Indonesia mengenai hal-hal yang terkait dengan perubahan iklim, baik mengenai informasi di tingkat internasional, Pemerintah Indonesia maupun hal-hal yang menjadi kekhawatiran masyarakat lokal dan/atau masyarakat adat di Indonesia. Dan yang paling penting setelah kita membaca buku ini kita mempunyai langkah-langkah kongkrit dalam melakukan pencegahan-pencegahan terhadap kerusakan lingkungan dan ketahanan pangan.

Judul: Keadilan Iklim dan Penghidupan yang Berkelanjutan Jilid II

Penulis: Carolyn Marr, Adriana Sri Adhiati, Clare McVeigh, Vera Roger, Paul Barber, Betty Tiominar, Pang Yuriun, Geoff Nettleton, Kailash Kutwaroo dan Pietsau Amafnini

Penerbit: Down to Earth (DTE)

Tebal: 206 halaman

Cetakan Pertama: September 2012

Resensi oleh Chalid HK Staf Bidang Advokasi Kebijakan dan Dokumentasi Adat JKMA Aceh


Dimuat di Buletin Tuhoe Edisi XVI, Desember 2013