Sabang, (Analisa) – Melalui Kongres II Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Pulo Weh Sabang, Jufri Yus terpilih sebagai Koordinator Dewan Adat (Peutua Chik) periode 2009-2013, Minggu (22/11).

Koordinator Dewan Adat ditetapkan berdasarkan kesepakatan musyawarah 9 anggota Dewan Adat, yaitu Tgk Sulaiman Daud, Mahdi Umar, H Idris Cut, Zainon Ibrahim S.Ag, Nur Muharian, M Jafar Juned, Tgk Basri Jalil, Saifuddin, dan Pakismiwati.

Kongres II JKMA Sabang melahirkan sejumlah rekomendasi masyarakat adat Sabang, diantaranya mendesak DPRK Sabang untuk segera mengesahkan Rancangan Qanun Mukim dan Rancangan Qanun Gampong.

Rekomendasi tersebut sangat diperlukan dan merupakan prioritas, karena diperlukan sebagai payung hukum bagi penguatan lembaga adat di Sabang.

Koordinator Dewan Adat periode 2009-2013 Jufri Yus mengatakan, Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) siap bekerjasama dengan kemitraan bersama pemerintah untuk membangun pariwisata dan memberdayakan masyarakat adat.

“Melanjutkan program pemberdayaan masyarakat adat yang telah dirintis sebelumnya dan turut berperan dalam membangun pariwisata Sabang lewat penguatan masyarakat adat,” kata Jufri.

Panitia Kongres II JKMA Pulo Weh Sabang, Syafrizal mengatakan, ada dua agenda yang menjadi catatan penting bagi kepengurusan JKMA Pulo Weh ke depan adalah terkait dengan pendokumentasian hukum adat di Sabang dan memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pembangunan berwawasan lingkungan. (kim)

Sumber: www.analisadaily.com