Jepang

Konsul Yuji Hamada dan Suriani Lumban Gaol selaku Kepala Sekolah SMP Al-Ittihadiyah foto bersama setelah penandatanganan GC di kediaman Konsul Jalan Cut Nyak Dhien Medan Kamis (9/10) (Berita Sore/ist)

MEDAN (Berita) : Pemerintah Jepang memutuskan memberikan dana sebesar 146.404 dolar ASmelalui program Grant Assistance for Grassroots Human Security Project untuk peningkatan sarana pendidikan di Provinsi Sumarera Utara serta sarana air bersih di Provinsi Aceh.

Kerjasama itu diberikan kepada SMP Al-Ittihadiyah, Kelurahan Teladan Barat, Kecamataan Medan Kota sebesar 65.218 dolar ASatau setara ± Rp600 juta dan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh (JKMA) Suloh Tamiang, Desa Kuala Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh sebesar 81.186 dolar AS atau setara ± Rp950 juta, Kontrak kerjasama hibah ditandatangani di kediaman Yuji Hamada selaku Konsul Jenderal (Konjen) Jepang diMedan, JalanCut Nyak Dien Medan Kamis (9/10).

Acara penandatanganan tersebut Kepala Sekolah SMP Al-Ittihadiyah, Dra Suriani Lumban Gaol dan Ketua JKMA Suloh Tamiang, Abdul Manaf, S.Pd. Konjen Yuji Hamada mengatakan kerjasama ini merupakan kerjasama yang direalisasikan oleh Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan untuk tahun anggaran 2014 tahap pertama sebagai wujud kepedulian serta persahabatan rakyat Jepang terhadap rakyat Indonesia di bidang pendidikan dan sosial.

Menurut pengalaman Yuji Hamada yang pernah tinggal di sekitar 30 negara termasuk Indonesia selama 19 tahun, Taipei selama 3 tahun, Los Angeles selama 3 tahun, Melbourne selama 3 tahun, dan negara lainnya diantaranya Nepal, India, Pakistan, Bangladesh, Irak, Myanmar, Italia, Zambia, Filipina, Malaysia dan Singapura, yang mempunyai potensi tinggi untuk berkembang adalah Indonesia, khususnya Pulau Sumatera, terutama Sumatera Utara yang kaya akan sumber daya alam dan manusia.

Untuk itu diperlukan investasi pendidikan untuk pengembangan sumber daya manusia. Dukungan untuk membangun pusat pelatihan berbasis teknologi pertanian, perikanan dan kehutanan; serta pusat pelatihan peternakan yang terintegrasi, telah dilakukan.

“Kali ini, telah diputuskan untuk mendukung penyediaan fasilitas sekolah, sebagai investasi pendidikan pengembangan sumber daya manusia. Diharapkan kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik, masyarakat di sekitar sekolah tersebut dapat menikmati pendidikan yang lebih nyaman serta lebih berkualitas,”ucap Hamada.

Hamada berharap, di masa mendatang, akan banyak orang Indonesia berbakat yang lahir, menjadi pemimpin yang berperan aktif di ASEAN, benua Asia dan di dunia.Selanjutnya, dengan adanya sarana air bersih, diharapkan masyarakat di sekitar desa yang bersangkutan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sesuai dengan standar kesehatan.

Denganpeningkatan taraf pendidikan dan kesehatan, masyarakat yang kaya dan sejahtera bisa diwujudkan.Dia berharap akan banyak orang Indonesia berbakat yang lahir, menjadi pemimpin yang berperan aktif di ASEAN, benua Asia dan di dunia.

Di sisi lain, proyek penyediaan fasilitas air bersih merupakan kebutuhan dasar hidup, ekonomi dan sosial yang sangat penting dilihat dari sudut pandang kesehatan dan kebersihan. Beliau sangat gembira karena pada hari ini, dukungan untuk proyek investasi pendidikan dan proyek penyediaan air bersih di bidang lingkungan hidup, kesehatan dan sosial dapat terwujud.

Di akhir sambutannya, Konsul Jenderal Jepang mengajak semua pihak yang terkait untuk bekerja sama sebaik mungkin guna membantu kelancaran dan menjaga transparansi agar proyek yang akan dikerjakan dapat berjalan lancar dan terselesaikan dengan baik.

Sementara itu Dra Suriani Lumban Gaol berjanji pihaknya akan memegang amanah yang telah dipercayakan Konjen Jepang di Medan kepada SMP Al-Ittihadiyah. ”Kami akan melaksanakan pendidikan itu kepada masyarakat Medan terutama darikeluarga kurang mampu.Saya berharap merekabis amengikuti pendidikan di sekolah.Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Jepang dan masyarakatnya,” ucap Suriani.

Senada dengan Suriani, Ketua JKMA Suloh Tamiang, Abdul Manaf, S.Pd menyatakan, bantuan hibah yang diberikan kepada pihaknya diharapkan bisa membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.

“Saya bersama masyarakat akan memegang teguh amanah ini.Melalui dana hibah ini kami akan membuat proyek pengadaan air bersih di sejumlah titik untuk membantu masyarakat memperoleh air bersih,”ucap Abdul Manaf. (Wie).

Sumber: Beritasore.com