ACEH UTARA-Sebanyak 852 Geuchik Gampong yang tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, hingga memasuki triwulan ke dua belum terima honor dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Padahal honor sebesar Rp 700 ribu per Geuchik ini sangat dibutuhkan oleh para Geuchik.

“Kita meminta kepada Bupati Aceh Utara agar segera mencairkan jerih payah para Geuchik ini karena sudah enam bulan belum dicairkan dan dibayarkan,” ujar Zulfadli Kawom, selaku Peutua Chik Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Pasee, kepada Koran ini, kemarin.

Menurut pria ini, belum dibayarkannya uang honor para Geuchik di Kabupaten Aceh Utara yang tersebar di 852 Desa/Gampong tersebut diketahui atas pengaduan oleh para Geuchik di Kecamatan Muara Batu dan di Kecamatan Seunuddon kepada JKMA Pasee.

“Para Geuchik juga sebelum melapor kepada kita telah mengadu kepada Kabag Pemerintah Gampong dan Mukim di Setdakab Aceh Utara, menyangkut honor mereka yang belum dibayar, namun pengaduan mereka tidak digubris,” ujar Zulfadli, menirukan seperti laporan para Geuchik.

Sementara Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Azhari Hasan SH, menyangkut belum disalurkan uang jerih payah para Geuchik mengatakan Pemkab Aceh Utara tidak pernah menahan uang honor para Geuchik sedikitpun. Namun yang menjadi kendala adalah SKPD-SKPD dan unit bagian tersebut yang belum menyalurkan.

“Bupati telah memerintahkan untuk segera membayar honor para Geuchik ketika itu, karena Geuchik itu bekerja satu hari penuh atau 24 jam. Bahkan telah memerintahkan kepada SKPD yang bersangkutan. Tapi kok belum juga dibayar hingga sekarang ini,” heran Azhari, melalui telepon selular yang diterima koran ini. (msi)

Sumber: http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=11566&tit=Berita%20Utama%20-%20852%20Geuchik%20Belum%20Terima%20Honor%20&