Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh
Mantong di reubong jiet tapeukiwing/ Oh jiet keu trieng han jiet tapeuta
9 Feb 2010 | 8:48 pm
Wisata ke Makam
Sudah menjadi kebiasaan di daerah mana pun, akhir tahun banyak orang berlibur. Berlibur menjadi sesatu yang mengasyikkan, apalagi berlibur besama keluarga atau orang terkasih. Berlibur dapat dilakukan di banyak tempat, mulai dari gunung hingga pantai, dari mengunjungi gedung hingga balai. Halnya di Aceh, ada banyak tempat yang bisa dikunjungi saat...

9 Feb 2010 | 8:23 pm
Refleksi Masyarakat Adat Aceh Tiga Tahun Pascatsunami
tuhoe | Banda Aceh – Ruangan itu ber-AC. Sekelilingnya berdinding kaca yang tembus pandang hingga ke sebelah. Hampir seratus orang terdapat di dalamnya. Mereka duduk rapi dan apik memandang ke depan. Di depannya terdapat tiga orang ditambah seorang moderator duduk berdampingan. “Sekarang kita tidak perlu khawatir lagi dengan undang-unÂ...

9 Feb 2010 | 8:10 pm
Meninjau Aceh Paling Sudut Sumatera; Aceh Singkil
tuhoe | Aceh Singkil – Permulaan Abad XVI adalah masa puncak kejayaan Kera­jaan Aceh. Aceh yang masa itu dipimpin Sultan Iskandar Muda (1607-1608) memiliki luas wilayah meliputi Pantai Barat Pulau Sumatera di Bengkulu hingga Pantai Timur Su­matera, termasuk wilayah Riau. Pada masa itu tersebutlah kerajaan kecil di Aceh, yaitu Aceh Sing...

9 Feb 2010 | 3:51 pm
Selamatkan Hutan Tropis Aceh!
Istilah Kehutanan diterjemahkan dari forestry dan telah dike­nal oleh para rimbawan sejak Kongres Kehutanan Dunia ke VI tahun 1962 di Seattle. Namun, persepsi rimbawan tentang penyelamatan hutan masih sangat kurang, sebab tidak semua rimbawan mengikuti perkembangan yang terjadi di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Masih banyak para r...

9 Feb 2010 | 3:35 pm
KĂ–NG
Balai desa di kemukiman Lamjajah sudah sesak. Masyarakat dari gampông-gampông dalam lingkun­gan kemukiman Lamjajah sudah berkumpul di balee yang mereka beri nama “Aneuk Mulieng” itu. Ba­lee itu diberi nama “Aneuk Mulieng” karena bentuk kubahnya runcing bagai pelor senjata api. Dalam bahasa awak gampông di sana, menyebut pelor atau pelu...